Setelah berangkat dari Sydney dan melakukan perjalanan selama beberapa jam, akhirnya mereka sampai di Indonesia. Mereka pun di sambut oleh ibukota Indonesia, yaitu Jakarta. Kota besar yang sangat padat, benar-benar di luar dugaan mereka dan itu membuat Harry pucat, tidak enak pada temen-temennya. Mereka pun hanya diam selama perjalanan, sampai akhirnya mereka tiba di hotel dan memesan kamar.
<SKIP>
“Hm, guys” Kata Harry membuka pembicaraan setelah mereka berkumpul di kamar yang ditempati oleh Niall dan Zayn.
“Hm, Im sorry” Lanjut Harry setelah temen-temennya melihat kearahnya
“No prob Harry. Mungkin, waktu dad mu berkunjung kesini, Indonesia masih seperti yang kau ceritakan, tapi sekarang kan udah jaman modern, jadi wajar saja kalau Indonesia sudah mulai berbeda dari yang kau ceritakan” Kata Louis menenangkan Harry
“Ya, its ok, Harry” Kata Zayn, kemudian
“Oia, Harry, kapan kita akan memulai petualangan kita di Indonesia ini?” Tanya Niall semangat
“Aku jadi tidak yakin untuk melakukan itu” Kata Harry sedih
“Hey, come on! Kami percaya padamu! Mungkin hanya disini saja yang sudah tidak sama lagi dengan cerita dad mu” Kata Zayn dan itu membuat Harry tersenyum kembali
“Hm, baiklah. Kita akan melakukan petualangan” Kata Harry dan Niall langsung loncat-loncat kegirangan-__-
“Bagaimana kalau kita mulai petualangannya besok aja? Aku sangat capek” Kata Louis dan mereka pun menyetujuinya
<SKIP>
Pagi telah datang, sinar matahari pun mulai masuk melalui celah-celah horden. Dengan penuh semangat Niall langsung bangun dari tidurnya lalu mandi, tapi ketika dia sudah siap berpakaian, dia melihat Zayn masih tertidur pulas, dengan semangat dia membangunkan Zayn. Zayn pun langsung terbangun, kaget karna guncangan dahsyat dari Niall-__- *sanking semangatnya*
“Zayn bangun!!!” Teriak Niall kesal karna Zayn hanya duduk diam, padahal sudah dari beberapa menit yang lalu dia terbangun
“Stop Niall! Jangan berteriak lagi! Aku mendengarmu” Bentak Zayn
“Aku hanya ingin membangunkanmu” Kata Niall memelas
“Oh come on, baiklah, baiklah, aku sudah bangun” Kata Zayn, tidak tega melihat wajah memelasnya Niall
“Tapi, kenapa dari tadi kau hanya duduk diam saja? Ku pikir kau masih tertidur” Lanjut Niall kemudian, semakin membuat Zayn tidak enak dengannya
“Aku hanya terkejut, karna kau tiba-tiba membangunkanku” Balas Zayn
“Sudahlah, yang penting sekarang aku sudah bangun kan? Eits, tunggu, tumben pagi-pagi udah rapi, mau kemana?” Tanya Zayn
“Kau lupa? Hari ini kita akan berpetualang, lekas mandi dan aku akan membangunkan Harry dan Louis” Kata Niall, kembali ceria dan itu membuat Zayn lega
“Siap bos!” Kata Zayn sambil menghormat ke arah Niall lalu Niall membalasnya dan mereka tertawa. Zayn langsung menuju kamar mandi yang juga berada di dalam kamar mereka, sedangkan Niall langsung menuju kamar sebelah yang di tempati oleh Harry dan Louis. Dengan semangat Niall mengetuk pintu kamar Harry dan Louis sambil meneriaki nama mereka, tapi ternyata bukan Harry atau pun Louis yang membuka pintu.
