Saturday, 5 April 2014

#StoryOfMyLife - Part 2

-Istirahat-

YN P.O.V

“Hai YN, apa kabar? Long time no see” Sapa si anak baru, yang baru ku tau, kalau dia adalah Harry.
“Hai Harry, I’m fine, and you?” Jawab ku, masih kaget.
“I’m fine too, thanks. Aku baru sadar kalau aku satu sekolah dan sekelas pula denganmu” Kata harry sambil tersenyum manis, sangat manis! Menawan deh menawan-_-
“A.. aku jugaa..” Balasku, gugup.
“Hai harry, aku olin, temannya YN” Kata olin, tiba-tiba.


“Hai olin, aku harry, senang berkenalan denganmu” Balas harry sambil tersenyum, dan aku yakin, sahabatku ini sedang nge-fly karna senyuman harry. Dan benar saja, ketika aku meliriknya, dia sedang bengong sambil melihat harry.
“Oia, aku harus menemui seseorang, sampai ketemu lagi teman-teman” Katanya akhirnya, setelah melirik jamnya.
“Yaaa” Kataku dan olin, serempak.
“Kamu kenal sama dia YN? Kok kamu gak pernah cerita sih? Kamu harusnya cerita ke aku! Kamu jahat!” Tanya olin bertubi-tubi, kesal padaku.
“Gimana aku mau cerita, aku aja baru kenal sama dia, ketemu dia juga baru dua kali, ini yang kedua” Balasku, cemberut.
“Haaa? Emang kenal dimana YN? Kapan?” Tanyanya penasaran, dan ku yakin sekarang dia sudah tidak kesal lagi padaku.
“Di sebuah taman, kemarin, udah ah, ke kantin yuk?” Jawabku. Ketika olin tidak juga menjawab, aku pun dengan terpaksa menarik tangannya.

-Di kantin-

“Olin, kamu mau pesan apa?” Tanyaku.
“Hm.. Burger sama orange juice aja deh” Jawab olin.
“Oh, oke.. Bu, burger satu, kentang goreng satu, dan orange juice dua, makasih” Pesanku pada ibu kantin.
“Baiklah neng, tunggu sebentar yaa” Jawabnya dan aku hanya tersenyum, lalu kembali ke bangku, tempat biasa aku dan olin duduk, jika sedang di kantin. Beberapa menit kemudian, pesannya kami datang.
“Oia, YN, menurut kamu, aku sama harry, cocok gak?” Tanya olin, tiba-tiba dan cukup membuatku kaget.
“Hm.. menurut ku.. Ntahlah, aku bingung” Jawabku, bingung.
“Huh, yasudahlah, lebih baik kita makan aja” Katanya, ngambek.
“Jangan ngambek donggg” Bujukku dan olin hanya tersenyum. Ketika kami sedang asik makan, tiba-tiba mataku menangkap sosok harry, dia berjalan menuju kantin, tapi dia bersama seseorang, setelah ku amati baik-baik, ternyata dia bersama Louis dan El.
“OMG!!” Kataku tiba-tiba dan membuat olin kaget.
“Kamu kenapa YN?” Tanyanya panic.
“Itu.. itu harry” Kataku, terbata-bata.
“Ha? Harry? Mana?” Tanyanya dan dia pun langsung celingak-celinguk mencari harry.
“Dia bersama abangmu ol! Apakah mereka berteman?” Tanyaku, tak habis pikir.
“Aku tidak tau, abangku gak pernah membawa temannya ke rumah, kecuali El, tentu” Jawabnya sambil tersenyum.
“Kenapa kau tersenyum?” Tanyaku heran melihat ekspresi olin.
“Berarti aku punya kesempatan untuk lebih dekat lagi dengan harry! Yeee!” Katanya, gembira. Ketika mendengar itu, aku langsung lesu, aku sendiri pun tidak tau mengapa.
“Oia, lin, aku pulang duluan yaa, abangku sudah menunggu” Kataku yang memang sudah unmood.
“Kok tumben cepet? Hati-hati di jalan yaa, byee, see you tomorrow” Kata olin dan melirikku sekilas lalu kembali memandangi harry.







Comments
0 Comments
Facebook Comments by Barbie ♥

No comments:

Post a Comment