Kamu tak tau, apakah ada telfon atau sms yang masuk, karna setelah mengakhiri hubunganmu dengan Niall, kamu langsung mematikannya. Sampai akhirnya kamu tiba di sebuah kota kecil, tapi tidak jauh dari London. Sebuah kota yang tenang, kamu pun mulai mencari tempat tinggal disana, tapi sayang tidak ada hotel di kota kecil itu, jadi kamu menyewanya sebuah rumah kecil, yang hanya mempunyai satu buah kamar.
<SKIP>
2 Minggu Kemudian
Rasa bosan pun akhirnya menghampirimu, kamu berjalan keluar rumah untuk mencari udara segar, setelah cukup lama berjalan berkeliling, kamu pun memutuskan untuk beristirahat sebentar, kebetulan ada sebuah taman yang tak jauh dari tempat kamu berdiri sekarang, kamu pun segera menuju kesana dan duduk di sebuah bangku taman yang kosong. Karena suasana yang sangat tenang, kamu pun tertidur. Tak terasa sudah berjam-jam kamu tertidur disana, tiba-tiba ada seseorang yang membangunkanmu, ternyata dia adalah si pengurus taman. Setelah bangun dari tidur pulasmu, kamu pun berniat untuk segera pulang tapi perutmu tiba-tiba berbunyi, keroncongan. Akhirnya kamu memutuskan untuk mencari makanan ke pusat kota yang tidak jauh dari taman.
-Di Pusat Kota-
Sesampainya di pusat kota, kamu pun langsung mencari makanan karna perutmu sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi. Toko demi toko kamu lewati dan akhirnya kamu menentukan pilihanmu pada sebuah kedai kecil tapi rame. Kamu pun segera menuju kesana, tapi ketika hendak kesana, kamu melewati sebuah toko elektronik, kamu pun berhenti sebentar karna mendengar sesuatu, setelah mendengar lebih jelas, dengan cepat kamu langsung melihat kearah sumber suara, ternyata hanya sebuah tv yang sedang menayangkan acara gossip. Tapi bukan itu yang menarik perhatianmu, melainkan, apa yang sedang di gossipin.
"Niall Horan, salah satu personil One Direction, tertangkap paparazi hangout dengan Demi Lovato, dikabarkan, mereka memiliki hubungan khusus" Lapor si pembawa acara gossip tersebut, tapi belum selesai dia melaporkan, kamu langsung pergi meninggalkan toko itu dan juga pusat kota. Kamu berlari sekuat tenaga dan tak henti-hentinya menangis, ketika sampai dirumah, kamu langsung masuk ke kamarmu dan menangis tersedu-sedu disana.
<SKIP>
-Di Kamar-
Capek menangis, kamu pun hanya terbaring lemah di kasur. Tiba-tiba kamu ingat Harry. Harry adalah sahabat kamu yang selalu jadi tempat curhatmu. Kamu pun segera mencari Iphonemu yang tidak pernah kamu sentuh semenjak tiba di rumah sewaanmu. Dengan cepat kamu mencari contact "Harry" dan menekan "Call". Setelah beberapa detik tersambung, baru lah harry mengangkat telfonmu.
-OnThePhone-
"Oh Tuhan YN! Kau kemana aja sih? Aku khawatir banget sama kau! Sekarang kau ada dimana?" Tanya harry panjang lebar, ada nada lega&panik di dalam suaranya
"Maafkan aku, tapi tolong jangan mengomeliku dulu. Aku ingin curhat padamu" Katamu dan kamu mulai menangis
"Hey, kenapa nangis? Baiklah, ceritalah" Kata harry lembut
"Tadi, aku melihat gossip di tv, mereka bilang, hiks, Niall berkencan dengan Demi. Apa itu benar?" Tanyamu sambil menangis
"Hm, yah, begitulah. Oh come on YN, jangan menangis! Aku tak tega mendengarnya" Kata harry tapi itu malah membuatmu menangis tersedu-sedu
"Aku menangis karna sedih!" Katamu, seperti anak kecil
"Bukankah kau yang mengakhiri hubunganmu dengan Niall?" Tanya harry, bingung
"Ya memang. Tapi, aku tidak menyangka kalau dia begitu cepat melupakanku" Jelasmu dan tangismu semakin menjadi-jadi
"Aku semakin tidak mengerti dengan jalan pikiranmu, kau masih mencintainya tapi kau memutuskannya" Kata harry
"Darimana kau tau aku masih mencintainya?" Katamu
"Buktinya, kau tidak ingin kalau dia cepat melupakanmu. Berarti kau masih mengharapkannya kan?" Tanya harry, seperti seorang polisi yang sedang mengintrogasi
"Ah sudahlah. Aku capek. Bye" Katamu mengakhiri percakapan kalian dan langsung memutuskan hubungan sebelum harry sempat membalas.
<SKIP>
-Keesokkan Harinya-
Pagi pun datang dan sinar matahari mulai masuk ke kamarmu melalui celah jendela yang tertutup horden. Tapi bukan itu yang membangunkanmu, melainkan ketukan di pintu yang sedari tadi tidak berhenti.
TOK-TOK-TOK
Ketukan itu tidak mau berhenti, ntah siapa yang melakukannya. Dengan enggan kamu meninggalkan tempat tidurmu untuk membuka pintu. Setelah pintu terbuka dan kamu mengetahui siapa yang mengganggu tidurmu, kamu pun terkejut! Sangat terkejut! Karna itu sama sekali di luar dugaanmu.
